Senin, 27 Oktober 2014

 

Tangguh Tapi Acuh 
(Muh Reza Zaputra)

28 Oktober 1928
Terkenan jelas hari itu
hari, dimana pemuda mengucapkan ikrar
Saru Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa

Mawar yang dulunya hitam
Kini berubah menjadi setangkai mawar putih
Indah dan Berkilau
Pertanda perseteruan telah berakhir

Tak sadarkah kita
Betapa pentingnya pemuda bagi satu Negara
Betapa pentingnya pemuda bagi satu Agama
Betapa pentingnya pemuda bagi bangsa kita tercinta

Namun, pemuda-pemudi Indonesia Abad  21
Sebagian mereka kerjanya pulang malam
Sebagian mereka hanya duduk di tepi jalan tak jelas
Itukah yang disebut Tunas Bangsa??

Pemuda dulu bersatu padu demi orang lain
Tak kenal Asal, Bangsa dan Ras
Pemuda sekarang, sedikit perbedaan
Berujung pada Tawuran

Itukah yang kita sebut Pemuda terpelajar??
Sedikit Perbedaan tapi memecah persatuan

Sampai kapan Negeri ini diselimuti rasa kebodohan??
Kuingin rasa persatuan tertanam di dalam jiwa
Dipupuki oleh rasa cinta Perbedaan
Itulah impian kita semua

Pemuda tak perlu angkat senjata untuk berperang
Pemuda tak perlu mengeluarkan setetes darah di dalam peperangan
Tapi...
Pemuda hanya perlu menjadi generasi yang unggul

Jangan jadi generasi sampah
Jangan jadi generasi Layu
Jangan jadi generasi yang suka berteori tanpa praktek
Dan, Jangan jadi generasi yang bisa dipengaruhi hingga masuk ke lembah nista

Jadilah pemuda yang tangguh
Jadilah pemuda yang terpelajar
Berikan yang terbaik untuk negeri ini
Negeri ibu pertiwi

Jadikan persatuan sebagai ikat emas
Dalam satu bingkai ukhuwah
Beralaskan rasa cinta tanah air
Berselimutkan rasa bela Negara

Ya Allah.....
Perkuatlah persaudaraan di antara kami
Jauhkan kami dari perpecahan
yang membuat bangsa ini kacau balau

Ya Allah....
Berikan segala Nikmat-Mu
 Sadarkanlah para pemuda-pemudi Indonesia
Untuk senantiasa di Jalan-Mu

Semoga rasa Ukhuwah tetap terikat erat
Menjaga persatuan kita
Untuk Indonesia yang Hebat

Kokowa, 27-Oktober-2014